Mayang berjalan beriringan di samping Kenshi tanpa banyak bicara menuju lantai bawah. Ternyata di lantai bawah juga terdapat beberapa kamar paviliun yang langsung menghadap taman belakang. Mayang bisa melihat kedua orang tuanya masih mengobrol di depan teras kamar mereka.“Ma, Pa, maaf, aku menganggu. Aku mau meminjam mukena. Aku belum shalat.” Ungkap Mayang malu-malu lalu menghampiri sang mama.Kenshi yang masih berada di dekatnya seperti tersadar sesuatu, namun ia hanya terdiam dan menundukkan kepalanya hormat di depan Aryo yang langsung berdiri menyambutnya.“Ayo sayang, kita ke dalam!” Ajak Kory. Malam itu Mayang sengaja shalat di kamar sang mama, karena hanya tersedia satu mukena.“Sayang, setelah pernikahan kamu, mama dan papa tetap harus langsung pulang ke Indonesia. Perusahaan papa di Indonesia butuh perhatian. Kamu gak pa pa, kan?”Mayang sebenarnya sedih mendengar hal itu. Ia tampak ragu namun akhirnya mengangguk pelan sambil merapikan mukena.“Ma, jangan khawatir, aku akan
Last Updated : 2026-01-23 Read more