Mayang sedang berada di dalam mobil sepulang dari kuliah bahasanya. Seperti biasa sang sopir akan menjemputnya dengan setia, dan hari itu ia memilih pulang ke hotel. Ia ingin menemui Kenshi dan memberinya kejutan. Ya kejutan sederhana hanya karena baru-baru ini ia baru tuntas dari ‘hari-hari datang bulan’ -nya yang menurutnya membuat pria itu kalang kabut bukan kepalang. Apalagi kalau bukan ‘harus menahan hasrat’ biologisnya. Karena hal itu juga, Kenshi lebih sering menghabiskan waktunya di kantor hotel hingga larut malam, dan bertemu sebentar dengan istrinya itu untuk sekedar memberinya ucapan ‘selamat malam’, membawakannya camilan dan menemaninya sarapan. Mayang sangat mengerti hal itu. Karenanya sore ini ia telah mempersiapkan diri, jikalau pria itu akan segera ‘menyerang’-nya lagi di kantor. Mayang menutup mulut menahan tawa gelinya membayangkan tingkah Kenshi nanti.Saat perjalanan hampir dekat, matanya menemukan toko bakeri yang dulu pernah ia masuki bersama Kenshi. Ia pun memint
Read more