Tatapan Xiao Chen menjadi bersinar saat mendengar kata ‘anak-anak yang lain’ dari kepala keluarga Yang. Yang Qinru melihat ekspresi dari wajah Xiao Chen, langsung ekspresinya berubah dan dia tidak tahu harus tertawa atau menangis. Biasanya sang ayah adalah sosok yang tidak akan pernah mau kalah dalam perdagangan tapi tampaknya ini akan jadi awal kekalahan dari sang ayah. “Oh, masalah itu … iya, tentu saja bisa saja … tapi iya, gimana iya? Aku terlalu banyak menguras energi dan ini juga membuatku lelah, kalau hanya untuk kerja ini saja … tampaknya ini tidak wajar bukan?” Kata Xiao Chen dengan senyum licik yang sontak kata-katanya itu membuat kepala keluarga Yang sadar kalau dia sedang di jebak oleh Xiao Chen. “Jadi maksudmu, aku harus membayar begitu? Nak, Kita bukankah keluarga? Kenapa begitu…” “Paman, aku bukan tidak mau … meski kita keluarga tapi aku hanya keluargamu, tentu untuk yang lain aku tidak kenal dan juga mereka tidak kenal denganku. Kenapa aku harus membantu mereka tanp
Read more