“Hm… Ini pasar batu itu? Menarik, apa ada yang membuatmu tertarik Yu’er?” Di hari esoknya, Xiao Chen dan Mu Biyu benar-benar berjalan di pasar batu. Dimana tempat batu terbesar di kota pelabuhan itu sudah terkenal dimana-mana, penjualan disana bukan hanya baru biasa. Karena batu-batu yang di jual di pasar batu, berisik giok, harta, ataupun artefak yang telah tersegel di dalamnya. Jika beruntung, mereka bisa mendapatkan harta yang melebihi nilai beli batu itu sendiri tapi juga kalau tidak beruntung, batu itu hanya akan jadi batu biasa tanpa harga. Karena itulah, disini bukan hanya keberuntungan saja tapi juga bakat dalam menilai batu itu sendiri sangat penting. Serta tidak bodoh dalam membuat keputusan saat membeli batu yang ada disana, karena aturannya jika anda sudah membeli apapun yang anda dapatkan bukan tanggung jawab dari si penjual itu sendiri. Jadi meskipun hasilnya tidak ada, maka mereka benar-benar tidak bisa mendapatkan apapun meskipun nanti protes kepada penjual. Xiao Chen
Read more