Keduanya kembali bergegas meninggalkan rumah, menuju kediaman keluarga Pramudya."Ada apa sih sebenernya?" tanya Alesha bingung."Huft, aku juga belum tau, Sayang... kan kamu tadi dengar sendiri teman kamu itu cuma bilang kita diminta cepat-cepat ke rumah mami-papi, katanya urgent!"Bibir Alesha berdecak sebal. "Dasar si Fandy! Harusnya tadi to the point saja ada masalah apa, enggak bikin penasaran kayak gini. Ck, sudah tau aku gampang kepoan!"Jonas terkekeh pelan mendengarkan omelan sang istri. Lucu sekali. "Sudah, sabar dulu ya?""Ck terlanjur penasaran, Jonas! Huft, apa telepon Kiara saja ya? Tanya dia ada apa....""Jangan dulu, Sayang. Kita lihat situasi di sana dulu ya?"Berkat bujukan sang suami, Alesha akhirnya bersedia untuk lebih sabar lagi. Dan beruntungnya, jalanan siang ini tidak ada kendala berarti. Jadi secepatnya mereka bisa segera sampai di kediaman Pramudya."Huh, akhirnya kalian sampai juga!" sambut Fandy yang menghadang mobil yang Jonas dan Alesha tumpangi, di depa
Read more