MasukJonas Alex Pramudya melakukan kesalahan besar yang membuat seorang gadis mengalami trauma besar dalam hidupnya. Sebagai penebusan dosa, Jonas berjanji untuk menjaga dan memberikan kebahagiaan yang besar untuk gadis itu. Hingga tanpa disadari tumbuh cinta di hati Jonas. Jonas menikahi Alesha Astari Wicaksana untuk mewujudkan niatannya tersebut, namun mendapat penolakan dari gadis cantik itu. Alesha sangat membenci Jonas. Bukan Jonas kalau tak bisa mewujudkan keinginannya, dengan berbagai cara Jonas berhasil menikahi Alesha. Ancaman Alesha pun tak main-main, hingga usulan menikah kontrak jadi solusi, seraya Jonas memikirkan cara untuk menaklukkan hati Alesha.
Lihat lebih banyakSeketika langkah Alesha terhenti. Jantungnya berdegup sangat kencang. Takut jika di hari pertamanya bekerja akan gagal karena dipecat hanya gara-gara terlambat datang. Pelan, Alesha membalikkan badannya. Menghadap pemilik suara yang berdiri di belakangnya. "Em m-maaf, saya terjebak macet." Alesha menjawab pelan. Orang yang berdiri berkacak pinggang di hadapan Alesha ini terkekeh kecil, tak lama berubah ekspresi garang lalu berseru galak. "Alasan saja!" "Serius, Bu... saya kena macet di lampu merah yang lama sekali itu!" sahut Alesha lebih berani. Memang kenyataannya, ia terjebak macet gara-gara lampu merah yang menyala lebih dari 100 detik sementara saat lampu hijau hanya 30 detik saja, alhasil kendaraan semakin menumpuk dan terjadi kemacetan panjang. "Sudah tau lampu merah di sini bikin pusing kepala, kenapa berangkat dari rumah terlalu mepet?" tanya wanita berambut sebahu itu tetap galak. "Em saya baru beberapa hari tinggal di Semarang, jadi belum terlalu paham keadaan
Alesha sudah bersiap dengan setelan pakaian kerja yang disiapkan untuk melakukan penyamarannya. Berdandan pun sudah sesuai dengan karakter baru yang akan diperankan sebagai Marissa Anggita. Ia bergegas membangunkan Jonas yang masih terlelap. Sebenarnya ia tidak tega, namun pria itu sendiri yang memaksa harus mengantarkan ke perusahaan. "Jonas, bangun!" Alesha dengan lembut menggoyang-goyangkan tubuh sang suami. "Hm, setengah jam lagi, Sayang!" gumamnya dengan kedua mata masih terpejam rapat. "Ini sudah hampir jam setengah 7, Jonas. Aku enggak mau hari pertama bekerja telat. Itu bisa menarik perhatian orang-orang." Karena mengantuk berat, Jonas tak menanggapi. Pria itu hanya merubah posisi tubuhnya jadi miring membelakangi Alesha tanpa sadar. Alesha menghela napas panjang. "Kalau kamu masih ngantuk, aku berangkat naik ojek saja ya?" Seperti kata-kata ajaib, seketika kedua mata itu terbuka lebar. Posisinya juga langsung berubah duduk. Kemudian melayangkan pertanyaan bern
Kata-kata Alesha bagaikan sebuah tamparan keras untuk kedua orang tuanya, yang di masa lalu melakukan banyak kesalahan hingga berujung perceraian dan saling bermusuhan hingga sekarang ini. Maka, untuk menghindari agar rumah tangga sang putri tak seperti kisah mereka, pada akhirnya dengan berat hati sepakat untuk memberikan izin pada Alesha menjalankan misi rahasianya. "Karena papa juga tidak ingin mengambil resiko yang besar, papa akan tempatkan anak buah papa untuk menjaga kamu!" tegas pria itu usai menyatakan keputusan memberikan izin. Alesha terkesiap. "Pa, enggak usah! Jonas sudah tempatkan orang untuk jaga aku kok, itu sudah cukup." "Enggak, Sayang. Papa harus tetap punya orang kepercayaan papa untuk jaga kamu, yang bisa terus mengabarkan kondisi kamu di sana ke papa!" "Iya, Mama setuju sama papa kamu, Sayang!" seru Nyonya Astari dari ujung sambungan video. "Oke, enggak masalah, Pa. Hanya saja, anak buah papa cukup satu orang di sana, agar tidak terlalu mencolok dan m
Syarat dari Nyonya Aisha wajib dilakukan. Alesha akan mengajak Jonas menemui kedua orang tuanya secara bergantian nanti, begitu keluar dari rumah sakit dan kembali ke ibukota. Tak lama setelah kunjungan orang tua Jonas, dokter yang merawat yaitu Yoga datang memeriksa kondisi Jonas. "Oke sudah bagus semuanya. Sudah lebih bugar dari kemarin, sepertinya dirawat istri tercinta dengan sangat baik sehingga mempercepat penyembuhan!" ucap Yoga. "Alhamdulillah!" sahut Alesha lega. "Hm, apalagi kalau sudah dapat jatah semalam!" seloroh Yoga tiba-tiba dengan suara berbisik dengan sedikit mendekatkan wajahnya ke telinga Alesha. Kedua alisnya dinaik-turunkan. Yang seketika membuat tubuh Alesha menegang. Kedua pipinya memerah seperti kepiting rebus. Tersipu malu. "Nga-wur kamu!" sahutnya tergagap. Yoga terkikik geli. Sementara Jonas tersenyum dengan lebar. "Kebutuhan biologis, tidak bisa ditunda!" sahut Jonas tak ada yang ditutup-tutupi. Dan langsung saja cubitan tak terlalu meny












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.