Chapter 27Masuk ke dalam Kegelapan Ruang rapat utama itu tidak pernah terasa sesempit hari itu. Meja panjang dari kayu gelap dipenuhi wajah-wajah yang selama puluhan tahun terbiasa memberi perintah. Direktur, komisaris, kepala divisi—orang-orang yang dulu memandang keluarga Valerianus dari atas, kini duduk kaku. Punggung mereka tidak lagi tegak, tidak ada suara selain detak jam dinding dan gesekan kertas.Luna duduk di kursi utama, gaun hitamnya sederhana, tanpa perhiasan berlebihan. Rambutnya diikat rapi, wajahnya tenang—terlalu tenang untuk seorang wanita usia muda yang baru saja mengambil alih perusahaan.Di ujung meja, sedikit terpisah, Luke duduk tanpa map perusahaan, tanpa laptop. Jasnya gelap, ekspresinya datar dan hanya peduli dengan rokoknya—dalam ruangan yang seharusnya tidak diperbolehkan untuk merokok. Ia tidak seharusnya berada di sana dan semua orang tahu itu, tetapi tidak satu pun dari mereka berani bertanya. Sementara di luar beberapa pengawal dengan postur tegap dan
Read more