Chapter 32Panggung dan Kekuasaan Hari itu akhirnya datang, Nicolo San Lorenzo kembali mengundangnya, tentunya bukan tanpa tujuan dan tidak memberi ruang penolakan. Audrey tiba saat senja menggantung di perbukitan Palermo, villa Nicolo berdiri seperti benteng—terang dari luar, tetapi gelap dari dalam. Audrey tidak gugup, ia sudah menghitung langkahnya sejak pintu besi dibuka.Nicolo menunggunya di ruang tamu luas dan berdiri di dekat jendela yang menghadap laut. Jasnya rapi, sikapnya percaya diri—kepercayaan diri orang yang terbiasa merasa di atas. Ia menoleh saat Audrey masuk, menatapnya dari kepala hingga kaki lalu tersenyum tipis."Selamat datang, Audrey Valerianus," kata Nicolo."Kurasa kau sudah tahu jawabanku," jawab Audrey, nada suaranya rendah, tetapi tidak patuh.Nicolo mengamati Audrey, gadis yang berdiri di depannya meskipun tidak lagi memiliki apa pun tetapi masih mempertahankan keangkuhannya. Bahkan tawarannya diabaikan begitu saja hingga Nicolo kehilangan kesabaran dan
最終更新日 : 2026-01-13 続きを読む