Riana tersenyum sambil mengangguk. Namun, begitu Jose keluar, tatapan Riana sontak berubah. Kilatan niat membunuh melintas di matanya.Setelah keluar dari bangsal, Jose menoleh ke arah Marsel di belakangnya. Melihat itu, Marsel segera mendekat dan bertanya, "Tuan Jose, ada apa?"Jose terdiam sejenak, lalu berkata, "Apa Aura benar-benar ingin cerai denganku?"Marsel mengatupkan bibirnya. Meskipun tidak ingin memberi pukulan besar pada perasaan Jose, dia tetap mengangguk dengan jujur. "Benar begitu."Mendengar itu, Jose menggertakkan giginya. "Terus, kenapa dia masih mati-matian mencariku?"Marsel terdiam sejenak. "Berarti di hatinya masih ada Tuan.""Kalau begitu, kenapa dia tetap ingin cerai denganku?"Marsel melirik Jose, tidak bisa berkata-kata. Setelah mengatupkan bibir dan terdiam cukup lama, mengingat Jose sekarang kehilangan ingatan, akhirnya dia memberanikan diri untuk berkata jujur, "Mungkin ... karena urusan Tuan dengan Nona Sherly.""Sherly?" Jose mengerutkan kening dan menol
Read more