Sampai di depan pintu, begitu Aura membuka pintu dan melirik ke luar, dia langsung menggigit bibirnya.Awalnya dia mengira Jose hanya berpura-pura, tetapi sekarang melihatnya masih tergeletak di tanah, Aura tak bisa menahan diri untuk mengerutkan kening.Sekarang belum masuk musim panas, jadi perbedaan suhu pagi dan malam masih cukup besar.Aura merapatkan piamanya, lalu berjongkok dan menepuk-nepuk wajah Jose. "Bangun."Biasanya, Jose selalu memasang ekspresi dingin, seolah-olah semua orang berutang padanya dan belum membayar.Bahkan saat hubungan Aura dan Jose berada di masa terbaik, dia tidak pernah berani menepuk wajah Jose seperti ini. Harus diakui, rasanya cukup menyenangkan."Kamu ngapain sih?" Aura menepuk tangannya sendiri, lalu kembali menunduk menatap Jose.Di bawah cahaya redup, wajah Jose tampak kehilangan ketajaman biasanya, malah terlihat sedikit lebih ramah. Sudah hilang ingatan, masih juga datang ke tempatnya.Aura menatap Jose, lalu menoleh ke arah dalam rumah. Saat s
Mehr lesen