Pukulan itu datang begitu cepat, begitu kuat, hingga Suro Joyo bahkan tidak punya waktu untuk bereaksi sepenuhnya. Ia hanya sempat mengangkat Tombak Bowong secara vertikal untuk menangkis, tetapi Lembu Itheng telah menambah kekuatan terakhirnya. Seluruh Lembah Tirtawisa seolah bergetar saat pukulan itu menghantam.Suro Joyo merasakan kekuatan yang luar biasa menekan dirinya, seolah ia dihempaskan oleh sebuah gunung. Pertahanannya hancur, lengannya mati rasa, dan sebelum ia menyadari apa yang terjadi, Tombak Bowong terlepas dari genggamannya, terpelanting jauh, dan sebuah hantaman telak menghantam tubuhnya, mengirimkannya terlempar ke udara, lalu jatuh menghantam tanah dengan suara keras.Darah segar menyembur dari mulutnya. Pandangannya mengabur. Ia berusaha bangkit, tetapi tubuhnya tidak lagi menurut. Lembu Itheng melangkah mendekat, bayangannya yang mengerikan menjulang di atas tubuh Suro Joyo yang tak berdaya. Sebuah seringai kejam terukir di wajah makhluk ganas itu, matanya merah
최신 업데이트 : 2025-10-21 더 보기