Suara Shi Tian menggelegar, menggema ke segala penjuru, memenuhi langit dan bumi.“KAU YANG MEMAKSAKU MELAKUKAN INI, ZHUGE LIANG!!!”Langit di atasnya kembali retak. Retakan yang tadinya hanya guratan tipis kini merekah, melebar seperti jaring dimensi yang koyak. Dari celah itu, energi hitam ungu merembes keluar, menetes seperti darah kosmos.Shi Tian mengangkat kakinya perlahan… Satu langkah. Udara di bawahnya bergetar hebat.Dua langkah. Gunung di bawahnya pecah, bebatuan beterbangan. Lalu ia menghentakkan kakinya keras ke udara.DOOOOONG!!! Gelombang kejut memancar dari pijakannya, menyebar ke segala arah.Angin kencang bercampur racun menyapu lembah, menghancurkan tenda-tenda, menumbangkan menara pengintai, bahkan pasukan Moyan sendiri ikut terseret.Tanah terbelah, membentuk jurang panjang sejauh beberapa li. Di udara, retakan-retakan baru muncul, jalur-jalur gelap berkilat ungu, seperti serpihan dunia yang mulai terurai.Di bawah Pagoda Bayangan, Zhuge Liang membuka matanya. “Ibl
Read more