Hari itu, suasana di penthouse sedikit lebih tenang karena Naya sedang asyik belajar di kamarnya bersama guru privat yang didatangkan khusus. Meysi memanfaatkan momen itu untuk duduk di meja makan, membuka laptop, dan mencoba menyusun narasi untuk konser The Rebirth milik Tirta.Namun, fokusnya hanya bertahan lima menit. Penyebabnya? Seorang berondong berambut perak yang sejak tadi tidak berhenti mengganggunya."Mey... bosen," keluh Tirta. Ia tidak duduk di kursi, melainkan telungkup di atas meja makan tepat di samping laptop Meysi, menatap istrinya dengan dagu yang bertumpu pada lengannya."Tir, aku lagi kerja. Ini buat konser kamu juga," ujar Meysi tanpa menoleh."Konser itu kan masih bulan depan. Sekarang aku butuh perhatian istrinya aku," Tirta merogoh tangan Meysi, menjauhkan jemari wanita itu dari keyboard lalu menggenggamnya. "Lagian, narasi itu jangan terlalu serius. Bikin yang agak nakal sedikit kenapa? Biar fans aku makin histeris."Meysi akhirnya menoleh, menatap wajah Tirt
Huling Na-update : 2026-02-11 Magbasa pa