Setelah Luo Yi selesai memainkan seruling, Yun Xiao bertanya pada bocah di hadapannya. "Apakah sekarang kau sudah bisa mendengar, Jia'er?" Dalam satu tarikan nafas, mata Chen Jia seketika berbinar-binar. "Aku bisa mendengar!" Ia kemudian menoleh ke arah Chen Lao. "Paman, aku bisa mendengar lagi.""Benar ... kah?" tanya Chen Lao, rasa syukur dan haru tersirat dalam sorot matanya. "Hump." Chen Jia mengangguk-angguk seraya tersenyum. Chen Lao langsung maju dan memeluk keponakannya yang duduk di tepi ranjang itu. "Syukurlah, Nak! Akhirnya ada yang bisa menyembuhkanmu!" Ia kemudian menoleh ke arah Yun Xiao. "Terima kasih banyak."Yun Xiao mengangkat kedua tangannya, lalu ia menoleh ke arah Luo Yi seraya berkata, "Berterima kasihlah pada Luo Yi, tanpa bantuannya, saya juga tidak bisa berbuat apa-apa."Chen Lao beralih menoleh ke arah Luo Yi. "Terima kasih banyak telah menyembuhkan keponakanku. Berapa biaya pengobatan yang harus kubayar untuk kesembuhan keponakanku?"Luo Yi menggeleng pe
Last Updated : 2026-02-26 Read more