Halaman Kediaman Tabib Chen mulai tenggelam dalam sunyi. Chen Jia tak lagi bertanya, ia hanya diam memperhatikan Luo Yi yang tampak terpaku menatap langit jingga yang mulai memudar. Cahaya senja menyapu wajah tenang pemuda itu, menciptakan bayangan panjang di atas tanah."Kakak Yi, hari sudah sore. Ayo kita masuk," ajak Chen Jia memecah keheningan seraya beranjak berdiri.Luo Yi menoleh pelan, tersenyum tipis. "Kau duluan saja."Chen Jia mengangguk patuh. Namun, tepat saat ia hendak berbalik, dua sosok muncul di pintu gerbang. Mata bocah itu seketika berseri, beban di pundaknya seolah menguap saat melihat siapa yang datang."Ayah! Ibu!"Tanpa menunggu lama, Chen Jia berlari kencang, menyambut kedatangan mereka dengan penuh suka cita.Sepasang pria dan wanita yang tampak berusia dua puluh lima tahunan itu tersenyum, lalu memeluk Chen Jia saat anak itu berada di hadapan mereka."Benarkah kau sudah bisa mendengar, Nak?" tanya Tang Yue, ibu Chen Jia."Iya, Ibu, aku sudah bisa mendengar,"
Read more