Masuk"Amankan Kristal Jiwa Satu Juta Tahun itu, Xiao'er," kata Luo Yi dengan tenang. "Itu akan membantumu menerobos ke Ranah Legenda.""Tapi ... Kakak Yi yang berkontribusi besar dalam pertarungan ini. Kakak Yi lebih layak mendapatkannya." Yun Xiao merasa tidak enak pada Luo Yi."Meski begitu, aku tidak bisa mengalahkan Hiu Spiritual Satu Juta Tahun itu tanpa Formasi Bulu Baja-mu." Luo Yi meyakinkan sahabatnya agar tidak sungkan dengannya. Lagipula, ia juga bisa menerobos ke Ranah Legenda tanpa Kristal Jiwa."Ambillah Kristal Jiwa itu," sambung Luo Yi karena sahabatnya itu masih juga belum bergerak untuk mengambil barang yang sangat berharga itu."Baiklah, terima kasih, Kakak Yi," Yun Xiao bergerak ke tempat Kristal Jiwa Satu Juta Tahun itu dengan Teknik Pedang Langit, lalu ia menyimpan barang yang sangat berharga itu di cincin penyimpanannya.Setelah itu, Yun Xiao kembali ke sisi Luo Yi dan berkata, "Kita mau ke mana, Kakak Yi?""Kita cari pulau kecil yang sepi dan aman.""Oh iya, ini ped
Hiu spiritual itu meraung marah. Ia menembakkan serangan bola energi merah pekat secara bertubi-tubi ke arah bayangan cahaya Luo Yi.Namun, bayangan cahaya Luo Yi dapat menghindari semua serangan itu dengan Teknik Langkah Tenang Menghanyutkan seraya melancarkan Tebasan Gelombang Sunyi.Hal itu membuat hiu spiritual tersebut bingung. Setiap Tebasan Gelombang Sunyi mengenai tubuhnya, Zirah Raja Laut-nya tidak tergores sedikit pun, tetapi ia tetap merasakan sayatan yang menyakitkan, seolah serangan itu menembus zirah pelindungnya.Sementara itu, di dalam Formasi Bulu Baja, Luo Yi masih menyalurkan energi alamnya ke tubuh Yun Xiao. Seketika, seberkas ide muncul di benaknya."Xiao'er, kau tadi menggunakan Teknik Tebasan Taring Bulan, kan?"Yun Xiao mengangguk. "Ya, aku baru menggunakan teknik itu satu kali setelah mencapai Ranah Ksatria ini.""Aku punya rencana," kata Luo Yi."Apa rencanamu, Kakak Yi?""Aku akan menyalurkan energi Yin dan Yang padamu. Setelah itu, kau gunakan Teknik Tebasa
DUAR!Bola energi merah yang dilesatkan Hiu Spiritual Satu Juta Tahun itu menghantam Formasi Perisai Cahaya, menyebabkan gemuruh yang memekakkan telinga.Kretak!Formasi Perisai Cahaya Luo Yi retak, membuat jantung Yun Xiao seolah akan mencelos.Di tengah pusaran air laut, Hiu Spiritual Satu Juta Tahun itu tidak memberi Luo Yi kesempatan untuk memperbaiki formasinya. Hiu spiritual itu kembali membuat bola energi merah pekat di mulutnya.Luo Yi menyalurkan energi alamnya secara masif ke Formasi Perisai Cahaya, berusaha memperbaiki dinding formasi yang retak secepat mungkin."Aku akan membantu memperkuat formasimu, Kakak Yi!" Yun Xiao mengaktifkan Teknik Pedang Langit, membuat pedang itu mengambang di udara. Ia lalu menapakkan kaki di atas pedangnya seraya membuat segel tangan dengan cepat, mengaktifkan Formasi Bulu Baja.Seketika, Sayap Spiritual di punggungnya pecah menjadi ratusan bulu baja Bangau Putih Seratus Ribu Tahun dan melapisi seluruh dinding Formasi Perisai Cahaya Luo Yi te
Dengan Teknik Sayap Baja, Yun Xiao melesat ke lokasi Luo Yi berada dengan perasaan cemas dan panik bercampur jadi satu. Ia menyalurkan energi Qi secara masif ke Pedang Chiyue, membuat pedang itu diselimuti energi merah bagaikan terbakar oleh api merah yang berkobar.Ketika jarak antara dirinya dan lokasi tempat Luo Yi berada sudah cukup dekat, Yun Xiao melihat Luo Yi mengaktifkan teknik yang membuatnya mengeluarkan bola energi raksasa berbentuk cokelat keemasan.Dari jarak seratus tombak, Yun Xiao mengangkat Pedang Chiyue dengan kedua tangannya, lalu mengibaskannya seraya mengaktifkan Teknik Tebasan Taring Bulan.Gelombang energi merah berbentuk bulan sabit berukuran sangat besar melesat ke arah pusaran air itu bagaikan kilat yang menyambar.Teknik Tebasan Taring Bulan Yun Xiao bahkan menyalip Teknik Kombinasi Simfoni Yin-Yang yang baru saja dilesatkan Luo Yi.DUAR!Ledakan pertama terjadi akibat Teknik Tebasan Taring Bulan yang menghantam pusaran arus itu.DUAR!Ledakan kedua terjadi
Luo Yi dan Yun Xiao kembali menuju Laut Zhenliu dengan Teknik Pedang Langit. Namun, kali ini mereka tidak melalui pelabuhan.Dari tempat pohon plum, mereka terbang ke selatan hingga empat li. Setelah itu, baru mereka berbelok ke arah timur untuk menuju ke Laut Zhenliu.Setelah setengah dupa terbakar kemudian, Luo Yi mengangkat tangannya, memberi isyarat pada Yun Xiao untuk berhenti."Ada apa, Kakak Yi? Apa kau sudah melihat hiu itu lagi?" "Aku ingin menjelaskan strategi.""Baiklah, bagaimana rencanamu?"Luo Yi menatap ombak yang bergejolak di bawahnya. "Kau gunakan Teknik Sayap Bajamu untuk terbang dan sebagai perisai pelindung. Kau nonaktifkan saja Teknik Pedang Langit dan gunakan pedangmu untuk menyerang.""Lalu, bagaimana dengan Kakak Yi?""Aku akan menyerangnya dengan Teknik Pedang Langit sambil menembakkan Teknik Kombinasi Simfoni Yin-Yang.""Kakak Yi bisa melakukannya?""Aku pernah melihat ayah dan ibuku melakukannya," kata Luo Yi. "Aku sudah bisa menyatukan energi Yin dan Yang
Sembilan hari telah berlalu, dan selama waktu itu Luo Yi berhasil menerobos ke Ranah Ksatria Tahap Lima.Namun, begitu ia membuka mata, ia langsung mengunci aura kultivasinya ke Ranah Tinggi Tahap Lima kembali agar tidak menjadi pusat perhatian orang-orang.Sebenarnya, dengan Teknik Pernafasan Alam saja kekuatannya sudah setara dengan Hiu Spiritual Satu Juta Tahun itu. Namun, untuk mengantisipasi bahaya yang tidak disangka-sangka, Luo Yi memutuskan untuk mengajak Yun Xiao kembali guna berkultivasi ke Ranah Ksatria.Luo Yi kemudian menoleh ke arah Yun Xiao. Ia dapat melihat sahabatnya itu masih berkultivasi dan belum berhasil menerobos ke Ranah Ksatria.Ia kemudian berdiri, lalu duduk membelakangi Yun Xiao yang masih berkultivasi itu. Kemudian, ia menempelkan kedua telapak tangannya ke punggung Yun Xiao, menyalurkan energi alam ke tubuh sahabatnya itu.Seketika, Yun Xiao merasa seperti ada energi hangat dan menenangkan mengalir deras di setiap meridian dan masuk ke dantiannya.Pikiran
“Baik, Guru. Saya sudah siap!” jawab Luo Yi dengan antusias, dalam hati ia bergumam, “Aku akan mengembalikan kehormatan keluargaku, dan aku juga akan menjadi kuat, agar semua orang mengakuiku!”Hua Lianyi menggenggam lembut kedua lengan Luo Yi. “Duduklah dalam sikap lotus!” katanya tenang, seraya m
Luo Yi menghela nafas. “Ternyata Anda Guru, saya pikir orang lain,” katanya seraya menatap Hua Lianyi yang muncul dari pintu masuk tangga spiral.“Aku hanya sedang menguji ketenanganmu,” kata Hua Lianyi dengan tenang. “Tetaplah tenang dalam kondisi apa pun, Yi'er.”“Saya benar-benar tidak menduga k
“Hutan Lianhua?” Luo Yin melebarkan matanya mendengar itu, sementara raut wajahnya menyiratkan kekhawatiran. “Hutan itu kan ....”“Tidak perlu khawatir!” potong Hua Lianyi dengan tenang. “Aku pastikan putramu aman. Aku ke sini hanya mewakili Luo Yi untuk berpamitan padamu, karena putramu itu mengat
“Setelah pulang dari menjalankan misi, ibu pasti terkejut ketika melihat aku tidak ada di rumah,” batin Luo Yi seraya melangkah ke arah kursi. Sesampainya di depan kursi, ia duduk dengan santai, tetapi hatinya masih berkata-kata. “Ibu pasti mencariku. Aku ingin pulang, tetapi aku belum menguasai Te







