Darell dan Elvara sudah duduk di ruang tunggu sebuah klinik kandungan ternama. Elvara tampak tegang, jemarinya terus-menerus meremas ujung baju. Darell, di sampingnya, memegang erat tangan sang istri, memberikan dukungan tanpa banyak bicara. “Nona Elvara dan Tuan Darell,” panggil seorang perawat ramah. “Iya,” sahut Darell pada perawat tersebut, lalu menoleh pada sang istri. “Ayo, sayang,” ajaknya. Tapi Elvara justru tak beranjak sedikit pun, menatap sang suami ragu. “Takut banget.” “Apa yang buat kamu takut, hm?” tanya Darell tenang, suaranya lembut dan menenangkan. “Takut ada apa-apa sama kandungannya, kalau aku emang beneran hamil.” Jawab sang istri lirih. “Semoga saja tidak, ya. Semoga kandungannya sehat beserta ibunya,” balas Darell seraya menarik sang istri yang akhirnya perlahan berdiri dari duduknya. Mereka pun masuk ke ruangan, seorang dokter kandungan paruh baya yang tampak hangat. Setelah berbasa-basi sebentar dan menjelaskan alasan kedatangan mereka, dokte
Last Updated : 2025-11-28 Read more