“Sudah satu bulan lebih.” Alvonso membuka suara. “Kupikir sudah lebih dari cukup untukmu memikirkannya, Arga. Bagaimana? Apa kamu mau mengelola perusahaan untuk menggantikanku?”Argandara menghela napas lega dalam hati. Ternyata ketakutannya tidak terbukti.Sejujurnya Argandara tidak takut Alvonso menyakiti atau mengusirnya. Dia hanya takut Alvonso akan menjauhkannya dari Aryana.“Maaf, Kek, jawabanku tetap sama. Aku tidak bisa melakukannya,” kata Argandara tegas.“Kenapa?” tanya Alvonso, nadanya menuntut.“Karena aku sama sekali tidak mengerti tentang bisnis, Kek.”“Mengenai itu, kamu tidak perlu khawatir. Linggar akan mengajarimu pelan-pelan. Dia akan membantumu sampai kamu bisa melakukannya.”“Maaf, Kek. Aku tetap tidak bisa menerimanya. Daripada memintaku, kenapa kakek tidak meminta Kak Albert saja yang mengurusnya? Dia lebih mengerti bisnis dibandingkan aku, Kek.”“Aku tahu, tapi aku tidak bisa memberikannya pada Albert.”“Kenapa, Kek?” tanya Argandara penasaran.Argandara tidak m
اقرأ المزيد