Dharmadaya khawatir tindakan Ewan akan memancing amarah Kota Terlarang, jadi menasihatinya, "Tuan Ewan, menurut pendapatku, tindakanmu ini nggak tepat.""Di Kota Terlarang masih ada banyak ahli kuat. Kalau kamu benar-benar membuat mereka murka, mereka pasti akan membunuhmu.""Lagi pula, dengan kondisimu sekarang, belum saatnya menyatakan perang kepada mereka."Ewan berkata, "Terima kasih atas perhatian Master. Tapi Master telah mengabaikan satu fakta, yaitu ayahku adalah Ega.""Begitu Marwanto baru keluar dari masa pengasingan, dia sudah mencurigai identitasku. Ini membuktikan bahwa Mariadi dan Magana sejak lama juga sudah mencurigai identitasku.""Dengan prinsip lebih baik membunuh seribu orang secara keliru daripada membiarkan satu lolos, entah aku memprovokasi Kota Terlarang atau nggak, mereka tetap akan membunuhku.""Oleh karena itu, aku ingin memanfaatkan jasad Marwanto. Selagi Manggala belum keluar dari pengasingan, aku ingin sepenuhnya memancing amarah Mariadi dan Magana, menari
Baca selengkapnya