"Aku bisa menjadi istri pemimpin!"Begitu kalimat itu terucap, bukan hanya Dika yang tertegun, Ewan juga ikut terpaku. Jadi begini ceritanya, macan betina ini menaksir Paman Dika? Ini kabar baik!Mata Ewan langsung berbinar. Dia berpikir, selama macan betina ini bersama Paman Dika, dia pasti tidak akan membunuhku. Kalau aku bisa mengulur waktu sedikit lagi, Barry pasti sudah kembali dengan selamat ke Wilayah Utara.Memikirkan hal itu, Ewan baru saja hendak membuka mulut, ketika mendengar dengusan dingin dari Dika, "Hmph, kamu kira aku ini orang macam apa? Aku bukan pria yang dikendalikan nafsu.""Dan lagi, sejak bertahun-tahun lalu aku sudah bersumpah. Selama musuh besar belum musnah, aku nggak akan menikah."Sialan ....Ewan hampir ingin menampar wajah Dika.'Paman, Paman, dia itu pemimpin Sekte Brahmin. Dia bahkan sudah menawarkan diri, tapi kamu malah menolak. Otakmu rusak apa? Lagi pula, wanita ini adalah ahli Peringkat Dewa keempat. Apa gunanya memancing amarahnya bagi kita?''Se
Read more