Putri Naga akhirnya tiba. Pada detik dia berdiri di depan Dika, telapak tangannya langsung menahan tinju Musashi.Bum!Suara benturan berat terdengar.Musashi terdorong mundur dua langkah. Memanfaatkan celah itu, Putri Naga segera mencengkeram bahu Dika dan mundur cepat, lalu mendarat belasan meter jauhnya.Rindra juga mundur dan kembali ke sisi Ewan dengan sigap."Dasar sialan, kenapa baru datang sekarang?" Dika memarahi Putri Naga dengan keras."Maaf, begitu aku menerima pesan, aku langsung berangkat. Tetap saja terlambat sedikit. Dika, kamu nggak apa apa?" tanya Putri Naga dengan cemas."Kalau kamu datang sedikit lebih lambat lagi, kami sudah mati," Dika masih sangat kesal.Putri Naga berkata, "Tenang saja. Selama aku di sini, aku nggak akan membiarkan kamu terluka lagi."Di sisi lain.Saat melihat Putri Naga, wajah Musashi yang semula tenang akhirnya menunjukkan perubahan. Ekspresinya sedikit menjadi tegang."Putri Naga, kenapa kamu nggak diam saja di Brahmana? Apa urusanmu datang
Ler mais