"Mm." Akiyama mengangguk pelan.Ewan merasa heran dan berkata, "Bukankah Sekte Bulan punya cukup banyak murid dan pelayan? Kenapa kamu masih harus turun tangan sendiri?"'Karena kamu,' gumam Akiyama dalam hati, lalu bertanya, "Sesuai dengan seleramu?""Mm." Ewan memuji, "Rasanya benar-benar enak."Senyuman Akiyama langsung merekah seperti bunga.Setelah sarapan, Yuki membawa Ewan ke depan sebuah paviliun.Di dalam paviliun itu terdapat sebuah kolam pemandian air panas. Di bawah sinar matahari, uap putih tipis mengepul dari permukaan air, berkabut seperti awan dan cahaya senja, bagaikan kolam para dewa."Ini adalah Mata Air Penenang Jiwa. Baik musim semi, panas, gugur, maupun dingin, airnya selalu hangat. Dulu, hanya para pemimpin Sekte Bulan yang boleh berendam di sini. Ewan, kamu berendamlah di sini. Nanti aku bawa kamu ke suatu tempat."Setelah berkata demikian, Yuki membantu Ewan melepas pakaiannya dan mempersilakannya berendam.Begitu masuk ke air hangat, Ewan langsung merasakan ke
Read more