"Serahkan tempat ini padaku. Kamu jangan ikut bertarung," kata Ewan."Tapi ....""Dengarkan aku, jangan sampai janinmu kenapa-napa."Begitu kata-kata Ewan dilontarkan, dia melangkah dengan santai menuju Shouichi. Sambil berjalan, dia berkata, "Shouichi, aku di sini."Pepatah mengatakan, saat musuh bertemu, kebencian pun membara. Begitu melihat Ewan, mata Shouichi seketika memerah. Dia membenci Ewan sampai ke tulang.Ewan bukan hanya membunuh adiknya, tetapi juga merusak rencananya. Di dalam ruang rahasia sebelumnya, jika bukan karena kemunculan mendadak Ewan, dia pasti sudah memiliki Akiyama.Yang lebih membuatnya murka, Ewan juga telah menebas bahunya dengan energi pedang, meninggalkan lubang berdarah. Sekarang, sedikit saja menggerakkan lengannya sudah terasa sakit luar biasa.Namun, kebencian tidak membuat Shouichi kehilangan akal sehat."Bukankah kamu bersama Akiyama di ruang rahasia? Dari mana kamu keluar?" tanya Shouichi.Setelah berkata demikian, dia melihat Yuki di belakang Ewa
Read More