"Selain itu, kalau kamu menikahinya, kamu akan menjadi cucu menantu Pak Travis. Kalau di zaman dulu, kamu itu setara dengan menantu kerajaan."Ewan menatap Lisa hampir sepuluh detik penuh, lalu bertanya, "Lisa, kamu nggak marah Kakek mencarikanku tunangan?""Kenapa aku harus marah?" tanya Lisa. "Walaupun kamu punya tunangan, aku tetap wanita kamu.""Aku, Lisa, sudah memutuskan dalam hidup ini hanya memilihmu. Selama kamu nggak meninggalkanku, aku akan selalu bersamamu.""Ewan, coba kamu pikir, kalau kamu menikah dengan orang lain dan jadi suami orang lain, tapi aku masih bisa sesekali bersamamu, bukankah itu malah lebih seru?"Lisa berkata dengan wajah penuh antusias, "Memikirkannya saja sudah membuatku bersemangat.""Nggak, aku nggak tahan lagi. Sayang, aku mau kamu."Setelah berkata demikian, Lisa memeluk Ewan dan menciumnya dengan penuh gairah, lalu pertempuran sengit pun dimulai. Kali ini, Lisa jauh lebih liar dibandingkan biasanya.....Setelah waktu yang cukup lama, akhirnya kant
Read more