"Dylan ke kantin yukk!" Suara seruan teman sekelas Dylan terdengar dari arah pintu, tetapi bocah laki-laki yang dipanggil tampak diam mematung sambil memperhatikan sesuatu. "Udah kita ke kantin berdua aja," ajak Gilang, menggandeng lengan temannya. Sementara Dylan masih diam, duduk di dalam kelas. Hari itu di jam istirahat sekolah, suasana yang biasanya ceria mendadak berubah tegang. Zidan, teman sebangku Dylan, duduk di pojok kelas sambil menangis sesenggukan. Dylan mendekati, "Kamu kenapa?" Zidan menatap Dylan dengan kedua manik mata berkaca-kaca, lalu menjelaskan semuanya. Mainan robot superhero edisi terbatas miliknya yang baru dibelikan sang ayah hilang dari dalam tas. Mainan itu sangat mahal dan langka, membuat seisi kelas heboh mencari di bawah meja dan loker, namun hasilnya nihil.
Last Updated : 2026-05-11 Read more