Pintu ruang sidang terbuka perlahan, majelis hakim dan beberapa petugas lebih dulu keluar, menyisakan gema langkah kaki dan suara percakapan yang menjauh di sepanjang lorong. Kanina dan Renata menyusul kemudian, berjalan keluar dengan ritme yang tenang, seolah tidak ingin terburu-buru meninggalkan tempat yang sudah familiar bagi keduanya. Beberapa langkah di belakang mereka, Harsya keluar bersama Sartika dan Ralia, disusul Irwan yang tampak sedikit tergesa, seolah ingin segera menyelesaikan urusannya hari itu. Awalnya, suasana terasa tenang. Langkah kaki bersahutan pelan, berbaur dengan orang-orang asing di sekitar tanpa kata-kata yang perlu dipertukarkan. Kanina menatap lurus ke depan, wajahnya terlihat sangat tenang, seolah tidak menyisakan apa pun dari percakapan yang terjadi beberapa saat lalu di dalam ruang sidang. Renata berjalan di sampingnya dengan sikap profesional, namun sesekali melirik sekilas, memastikan kliennya tetap dalam kendali. Semuanya tampak berja
Última atualização : 2026-03-22 Ler mais