Renata memperkenalkan diri dengan kata-kata yang mengalir lembut, tapi Kanina yang mendengarnya justru merasa seperti tersengat aliran listrik. Dia terperangah. Alih-alih menerima uluran tangan Renata, dia malah menoleh ke arah Althan dan menatapnya dengan tatapan penuh tanya. “Jadi, Anda bukan...” Kalimat itu menggantung di udara, tidak sampai selesai, sebab Kanina terlalu terkejut dan bingung untuk melanjutkan. Renata yang menyadari kebingungan di wajah Kanina, mengikuti arah pandangannya hanya untuk melihat Althan yang sama sekali tidak bereaksi. Kening Renata berkerut. “Sepertinya... ada kesalahpahaman di sini,” gumamnya menduga-duga. Melihat Althan tetap diam seolah tak terjadi apa-apa, Renata kembali menatap Kanina dan berinisiatif meluruskan. “Bu Kanina, ini kakak saya. Dia bukan pengacara, hanya kebetulan sedang mampir. Maaf kalau membuat Anda bingung.” Mendengar itu, Kanina hampir tidak bisa menahan keterkejutan. Matanya mengerjap berkali-kali, seolah berusa
Last Updated : 2026-01-23 Read more