--Happy Reading--Meski dentuman music mengalir keras, tetap saja suasana mencekam dalam hatiku kian mengusik. Bagaimana tidak, lontaran pertanyaan tuan Angga membuatku membisu seketika.Kulirik ke arah mas Adam berada, berharap ia mau jujur mengakuiku. Ah, itu hanya harapan semu, yang tidak akan mungkin terjadi. Kulihat, mas Adam berdiri kaku sepertiku di tempatnya.Asisten Bisma! Aku pun menoleh ke arahnya, berharap dia bisa membantuku. Aku yakin, asisten Bisma tidak akan membiarkanku sendiri menghadapi laki-laki yang bergelar buaya darat ini.Asisten Bisma mengangguk pelan, seolah paham dari maksud tatapanku yang seperti sedang memohon bantuan.“Suami Nona Anna sangat sibuk. Lain waktu, Tuan bisa berkenalan dengannya,” jelas asisten Bisma berjalan maju di hadapan kami.“Oh, selain kamu bertugas menjaga dan melindungi Nona Anna, kamu juga bertugas sebagai penyambung lidahnya, begitu?” cibirnya meremehkan, membuat asisten Bisma terkesiap seketika. “Sebenarny
Terakhir Diperbarui : 2025-07-18 Baca selengkapnya