"Aku tidak akan pernah melepaskanmu Liora." ucap Morgan lembut, terdengar sepeti godaan yang berbahaya bagi Liora. "Agar kau tidak jatuh tentunya." seringai Morgan.Liora menelan ludah gusar, wajahnya terasa semakin panas. "Beraninya kau mengerjaiku, awas saja nanti. Huh."Morgan tertawa kecil mendengar gerutuan Liora yang manis. "Kalau begitu, Tuan Putri.." Morgan menunduk mendekati telinga Liora. "... saya menantikan hukuman dari anda, Tuan Putri. Hukumlah saya karena sudah lancang mempermainkan dan menggoda anda yang begitu manis, menggoda, mempesona, indah, menawan, dan.."Liora membeku. "M-Morgan, hentikan omong kosongmu." napas Liora tercekat."Anda tidak mau tahu lanjutan kalimat saya Tuan Putri?""Tidak, aku.."".. dan seorang penjahat." lanjut Morgan"Hah? Aku? Kejahatan apa yang..""Kejahatan yang sangat fatal, sampai membuatku gila rasanya. Liora kau.. dasar pencuri." potong Morgan."Morgan.." panggil Liora lirih."Ya?"Buk!Liora menginjak kaki Morgan keras, dengan sengaja
Last Updated : 2025-12-13 Read more