Leo masih berdiri beberapa saat setelah mendengar penjelasan Dinda.Perempuan itu akan datang lagi. Namun siapa dia, tetap menjadi tanda tanya.Leo menghela napas pelan, lalu menggeleng."Nggak tahu, Sayang," ucapnya singkat.Dinda menatapnya, seolah ingin memastikan."Kamu benar-benar nggak kenal?"Leo mengangguk. "Iya. Aku juga bingung. Kalau aku kenal, pastinya dia akan menelepon dulu."Dinda tidak melanjutkan pertanyaan.Ia hanya berkata pelan, "Katanya sih nanti datang lagi… tapi nggak tahu kapan."Leo hanya mengangguk. Dalam hati, ia mencoba menenangkan diri."Yang penting bukan Ayu… bukan juga Priska…"Kalau salah satu dari mereka yang datang. Masalahnya pasti jauh lebih besar. Leo memilih untuk tidak terlalu memikirkannya. Ia kembali fokus pada anaknya.Mengajak Vino kecil bermain, tersenyum, dan mencoba menikmati waktu yang ada. Meski jauh di dalam hatinya, rasa penasaran itu masih tersisa.**Sore harinya. Leo duduk santai di ruang tengah.Secangkir kopi berada di meja, seme
続きを読む