"Mas Leo berpikir logis saja," ucap Sindi. "Kalau dia datang dan bikin keributan, itu juga merugikan dia."Leo terdiam lagi."Kemarin dia juga cuma mengancam," lanjut Sindi. "Tapi akhirnya mau nunggu besok kan?"Leo mengangguk pelan."Berarti dia masih bisa dikendalikan, Mas," tegas Sindi.Leo menatap lantai, pikirannya masih berputar."Aku takut kalau dia sampai ke sini, dan ngomong yang macam-macam ke Dinda."Sindi menghela napas. "Mas jangan terlalu takut dulu. Kalau Mas tetap di sini, dampingi Mbak Dinda, itu lebih penting."Leo menoleh ke arah pintu kamar istrinya."Aku cuma nggak mau semuanya hancur," gumamnya."Justru kalau Mas pergi sekarang, itu yang bisa bikin masalah," ucap Sindi mantap. "Tunjukkan kalau Mas nggak bisa ditekan."Leo terdiam cukup lama.Ada benarnya juga.Kalau ia terus menuruti Ayu, perempuan itu akan semakin berani menekan."Mas tetap di sini saja," ulang Sindi.Leo akhirnya mengangguk pelan. "Iya sudah."Meski begitu, rasa tidak tenang masih mengendap di
Última actualización : 2026-02-23 Leer más