Pagi - pagi sekali bibi Carla sudah sibu di dapur. Paman Arthur mendapat tugas untuk memberaihkan halaman. Meskipun usia pama dan bibi sudah setengah abad, mereka berdua masih energik. Tepat jam 8, bibi Carla memanggil paman untuk sarapan. "Honey, bangun nak!" Bibi Carla perlahan membuka pintu kamar Caroline, dari kemaein Caeoline tidur tanpa makan dan minum. Membuat paman dan bibi khawatir. Dengan hati - hati bibi masuk dan membelai rambut Caroline. "Sayang, bangun yuk kita sarapan dulu. Tak lama lagi pengacara akan datang. Sebaiknya kamu bergegas bangun dan bersiap." "Bibii!." Caroline duduk, wajahnya yang putih semakin pucat, Matanya merah dan sembab. "Bangun ya, mandi lalu sarapan." "Line?" Bibi Carla kembali mengguncang pelan bahu Caroline. "Bibi, aku tidak lapar." "Makanlah sedikit, hargai masakan bibi. Bibi besok sudah harus pulang loh." Mendengar itu perlahan Caroline membalikkan badan menatap bibi Carla. "Apa tidak bisa lebih lama lagi?" "Paman dan bibi h
Last Updated : 2025-10-22 Read more