Saat itu, seorang asisten mendekat dan berkata, "Kak Faye, kamu juga lagi lihat berita tentang Brielle ya?"Faye mencibir, "Apa yang menarik dari itu.""Dengar-dengar, Kak Faye dulu satu kelas sama Brielle? Benarkah?" tanya asisten itu dengan nada penasaran.Faye tersenyum sinis, "Iya, satu kelas. Dia itu cuma mengandalkan ayahnya dan mantan suaminya, Raka. Masih berani membual di sini."Asisten itu langsung mendekat dengan wajah penuh penasaran, "Kak Faye, yang kamu bilang itu benar? Brielle bisa dapat penghargaan itu karena ayahnya dan mantan suaminya?"Saat itu, asisten lain di samping mereka ikut menyela, "Tapi dia juga cukup hebat, 'kan?""Hebat apanya? Ayahnya dulu sudah meninggalkan banyak catatan penelitian. Dia cuma menginjak dasar akademik ayahnya untuk melakukan riset. Bukannya wajar kalau bisa dapat beberapa terobosan?" kata Faye dengan nada meremehkan.Kedua asisten itu langsung mengangguk setuju, di mata mereka tampak sedikit pemahaman, "Kalau begitu, Brielle juga biasa s
Baca selengkapnya