Brielle baru saja duduk di dalam mobil ketika Frederick menelepon. Dia mengangkatnya. "Halo, Frederick.""Bu Brielle, kamu belum pergi, 'kan?" tanya Frederick."Aku di depan.""Bisa naik sebentar? Ada hal mendesak yang perlu aku diskusikan denganmu, soal investasi lahan ini."Kebetulan sore itu Brielle punya waktu, jadi dia langsung menjawab, "Baik, aku naik sekarang.""Di ruang rapat kecil lantai delapan," kata Frederick.Brielle kembali ke lobi. Dia mendongak ke arah pagar lantai dua. Lambert dan Jay sudah tidak ada. Entah mereka sudah meninggalkan hotel atau pergi minum kopi bersama.Brielle memikirkan alasan Frederick memintanya kembali. Urusan investasi ini memang selalu ditangani Frederick. Bagaimanapun, selain bisnis hotel, Brielle juga punya lima perusahaan lain yang bukan di bidang perhotelan. Selain divisi investasi yang stabil, masih ada dana lebih yang perlu dikelola.Brielle tiba di lantai delapan. Asisten Frederick bergegas menghampiri, "Bu Brielle, silakan ke sini."Brie
Read more