Setelah mendengarnya, secercah harapan melintas di mata Adeline. Dia segera bertanya, "Dia bersedia bertemu denganku?" Pembantu itu mengangguk, "Emm. Nona Adeline, silakan ikut denganku." Adeline mengikuti pembantu itu ke dalam vila. Setelah tiba di ruang makan, pembantu itu berkata kepada Kamala yang sedang duduk di meja, "Nyonya, aku sudah bawa Nona Adeline kemari.""Emm." Kamala menatap Adeline, lalu mengangkat sebelah alisnya dan berujar, "Duduklah. Aku nggak seperti kamu yang bahkan nggak bersedia menawarkan makanan kepada tamu." Adeline hanya ingin tahu di mana Petra berada. Dia pun mengabaikan sindiran Kamala."Bu Kamala, aku mau tahu di mana Petra sekarang?" Kamala tertawa sejenak sebelum menjawab, "Dia ada di pusat rehabilitasi luar negeri. Dokter bilang keadaannya baik-baik saja. Tapi, aku nggak akan biarkan kamu bertemu dengannya lagi. Setelah makan, kembalilah ke Kota Senara." Adeline menarik napas dalam-dalam dan menyahut, "Aku nggak akan pergi, kecuali kamu beri tah
Read more