Kegelapan yang pekat mendadak menelan seluruh kemegahan ballroom hotel bintang lima tempat acara jamuan makan malam eksklusif itu berlangsung. Bunyi dentang kristal, pendar lampu gantung raksasa yang mewah, dan sorot kamera media sirna seketika. Diiringi erangan pelan sistem audio yang mati mendadak akibat blackout, kepanikan massal langsung merayap cepat di antara ratusan tamu undangan dari kalangan selebriti ternama, elit bisnis dan pejabat tinggi tersebut.Suara gesekan gaun-gaun malam berbahan sutra mahal, gemeretak tumit sepatu di atas lantai marmer, langkah kaki yang serabutan, hingga bisikan cemas mulai bersahut-sahutan. Suasana santap malam yang hangat berkelas itu berubah menjadi gelombang riuh rendah yang mengaburkan arah, menciptakan paranoia sesaat di tengah kegelapan total tanpa pendar cahaya sedikit pun.Namun, bagi Adeline Hart, seluruh kebisingan dan kepanikan massal itu seolah meredup seketika, teredam oleh kesadarannya yang terhentak. Fokus sensoriknya seakan lumpuh
Read more