“Ya Tuhan, kalian dari mana?” Marie panik di kala dia melihat kembar ada di hadapannya. Buru-buru, dia memeriksa keadaan kembar, memastikan tidak ada luka sedikit pun.“Bibi Marie, maafkan kami membuatmu cemas,” kata Leo tenang.Marie menghela napas dalam. “Katakan, kalian dari mana? Aku, Mommy kalian dan Bibi Nora panik mencari kalian.”“Leo tadi diculik si pirang, Bi. Jadi, aku tadi mengejar Leo,” jawab Aurelia tanpa beban.Mata Marie melebar terkejut. “Diculik? Diculik bagaimana?” tanyanya dengan nada panik, dan cemas. Tentu saja dia takut, karena bagaimanapun kembar menghilang akibat dia yang ceroboh.Leo menatap Aurelia penuh peringatan, dan segera menatap sang pengasuhnya. “Bi, jangan khawatir. Tadi ada temanku yang menarik tanganku, tapi Aurelia mengejar, karena dia menyangka aku diculik.”“Oh, Ya Tuhan. Kalian tolong jangan jauh-jauh dariku. Aku sangat mencemaskan kalian. Mommy kalian dan Bibi Nora juga sangat cemas. Orang jahat itu banyak. Hal buruk bisa saja menimpa kalian.
Read more