Dari langit, burung elang rajawali turun, berputar dan menukik tajam. Bayangannya melintas cepat di tanah, mengunci satu sasaran.Thorian bahkan tak sempat menoleh. Nalurinya sudah bersiap menyambut serangan dari depan, sama sekali tak menyadari bahaya yang meluncur dari udara.Namun dalam sekejap, derap kuda memecah tanah di belakangnya. Clara memacu tunggangannya sekuat tenaga. Saat jarak mereka tinggal beberapa depa, ia berdiri di atas pelana. Gerakannya cukup nekat, nyaris mustahil. Ia lalu mengayunkan tubuhnya ke samping. Tumitnya menghantam tubuh burung berbulu lebat itu tepat saat makhluk tersebut menukik.Benturan keras terdengar. Burung itu terpelanting, menghantam tanah dengan kepakan sayap yang kacau.Thorian terpaku, terkejut oleh adegan yang berlangsung sangat cepat untuk dicerna. Namun keterkejutan itu hanya berlangsung sesaat. Dengan jeritan melengking, burung itu kembali bangkit, sayapnya mengepak liar sebelum ia meloncat ke depan.Cakarnya menyambar. Rasa perih tajam
Terakhir Diperbarui : 2026-01-15 Baca selengkapnya