Mata Alan menegang, ada laju ludah pelan di tenggorokannya.Ellena keluar dengan kemeja putih milik CEO-nya yang dikancingkan tinggi hingga menutupi leher. Sementara lengan kemeja panjang itu digulung rapi hingga ke siku. Dasi hitam Alan dijadikan sabuk untuk mengecilkan bagian pinggang.Lalu, jas kedodoran milik Alan hanya disampirkan di bahu dengan gaya elegan, membuat penampilannya tampak berkelas.Soal celana, warna hitam akan tampak netral dari kecurigaan.Alan terpaku sekian detik. Sekretarisnya itu memang selalu membuat kejutan untuknya. Selama ini, tidak ada yang kuat bertahan jadi sekretarisnya lebih dari 3 bulan. Hanya Ellena, wanita yang selalu berpenampilan sederhana, make-up natural dan tak punya tujuan lain, yang bisa bertahan. Oh, ada lagi. Wanita itu juga cerdas dan cekatan, Alan suka kinerjanya.“Ehem! Lumayan. Kalau begitu, jaga sikapmu di depan kakek.”Tangan Alan menyambar lengan Ellena. Dia harus menyelesaikan kekacauan ini sebelum kakeknya membuat ancaman memati
Terakhir Diperbarui : 2025-07-21 Baca selengkapnya