로그인Seseorang membawaku paksa masuk kamar hotel. Disaat itu pula, di tengah pesta, ada wanita yang mengaku istri sah suamiku. "Aku lelah disembunyikan. Sementara dunia malah memuja wanita lain sebagai istrimu ... kita bercerai saja!" Ellena melempar surat perceraian itu ke wajah Alan. Awalnya, pernikahan rahasia ini hanya alat untuk menutupi rumor bahwa CEO arogan itu penyuka sesama jenis. Ellena berasal dari keluarga hancur, dan rela jadi istri bayangan yang terus direndahkan publik. Namun, saat Ellena berniat pergi, Alan justru murka dan mengurungnya dengan posesif. Alih-alih melepaskan gadis itu, sang CEO yang mendominasi memilih melangkah ke hadapan sorot kamera media dunia. Dia menghancurkan semua spekulasi, membungkam mereka yang menghina, dan mendeklarasikan bahwa Ellena adalah satu-satunya istri sah yang tak boleh disentuh oleh siapa pun.
더 보기Ellena hanya menaikkan sebelah alisnya, sama sekali tidak terpengaruh. Alih-alih mereda, ekspresi wajahnya justru terlihat semakin garang. Mungkin ada 10 tanduk yang keluar. Alan mulai panik. Dia melangkah mendekat, mencoba merayu dengan jurus lain. “Atau kamu bosan di rumah? Bagaimana kalau besok kita berangkat liburan? Kamu boleh pilih mau keliling Eropa dua bulan, atau mau kubelikan pulau pribadi di biar kita bisa berdua saja tanpa gangguan si sialan Ivan? Katakan saja, semua asetku bebas kamu pakai.” Bukannya senang, Ellena malah mendengkus ketus. Dia merogoh saku dress rumah yang dipakainya, lalu menyodorkan sebuah amplop putih berukuran sedang tepat di depan dada Alan. “Lihat sendiri! Aku tidak menyangka, ternyata sekarang sudah ada orang ketiga di antara hubungan kita!” Mendengar kata 'orang ketiga', wajah Alan seketika memucat. Jantungnya serasa berhenti berdetak dan rasa takut setengah mati langsung menyerangnya. Dia menerima amplop itu dengan tangan mendadak dingin
Alan mengangkat tangan, lalu dengan lembut mengusap sisa-sisa air mata yang masih membasahi pipi Ellena menggunakan ibu jarinya. “Aku tidak apa-apa, Sayang.”Kakek Adhinata perlahan bangkit berdiri. Beliau menatap cucunya. “Alan, Kakek cuma punya satu jantung dan itu pun sudah sekarat. Jangan buat orang khawatir setengah mati lagi.”Alan menoleh pada kakeknya, lalu menundukkan kepalanya sedikit. “Maaf, Kek. Aku tidak akan mengulanginya lagi.”Ivan melangkah mendekat dengan tatapan sangat tajam dan rahang mengeras. Tangannya mengepal kuat, dan melayang cepat ke arah wajah Alan, tapi kepalan itu berhenti mendadak dan hanya meninju udara kosong tepat beberapa sentimeter di depan wajah Alan. “Sudah kubilang, jangan pernah buat adikku menangis lagi.”Alan tidak menghindar, dia justru menyunggingkan senyum tipis menatap kakak iparnya itu. “Tidak akan lagi, Ivan.”Pria itu kemudian kembali menatap Ellena, lalu menunduk untuk mengecup kening dan kedua pipi istrinya secara bergantian, mengaba
Ellena berlari kencang menyusuri koridor rumah sakit, Ivan berusaha mengimbangi dari belakang. Begitu tiba di depan ruang penanganan darurat, langkahnya melambat secara drastis.Di sana, Kakek Adhinata duduk termangu di kursi tunggu. Kedua tangannya yang bergetar mencengkeram erat kepala tongkat kayu miliknya, sementara matanya yang berkaca-kaca menatap kosong ke lantai. Tidak jauh dari sana, Eric bersandar pasrah pada dinding. Penampilannya sangat berantakan, jas kerjanya sudah hilang, dan kemeja putihnya dipenuhi noda darah merah yang mengering.Ellena langsung menghambur maju, berlutut di depan kursi Kakek Adhinata. “Kakek ... di mana Alan? Bagaimana kondisi Alan, Kek?” tanyanya dengan suara bergetar hebat di sela isak tangisnya yang deras.Kakek Adhinata tidak menjawab. Beliau hanya diam, lalu perlahan menundukkan kepalanya dalam-dalam tanpa sanggup menatap menantunya.Melihat respons itu, Ellena bangkit berdiri dan beralih mencengkeram kuat kedua bahu Eric, mengguncangnya denga
Keesokan harinya.“Jangan bangunkan Nyonya!”Semua pembantu mengangguk. Alan lantas berangkat perang dengan senyum lebar.Ehm, berangkat kerja ….Bagaimana tidak bahagia. Semalam dia berhasil memiliki istrinya seutuhnya.Bahkan full charger sampai berkali-kali ronde.Kini, di kursi belakang, Alan duduk dengan setelan jas kerjanya. Di depan, Eric fokus mengendalikan kemudi.Alan sudah harus meninggalkan mansion untuk menyelesaikan rentetan urusan bisnis.Satu hari ini pontang panting tanpa ampun. Tapi Alan tetap tegap semangat.Hingga sore harinya.Dia baru saja menyelesaikan pertemuan berturut-turut di sebuah restoran mewah, lalu berlanjut rapat di hotel dengan investor asing, dan langsung menyambung pertemuan darurat di dua kantor perusahaan cabang miliknya. Yang fatal, karena saking senangnya semalam dengan Ellena, dia lupa sarapan dan makan siang. Hanya minum kopi saja dan makan ringan saat meeting.Ditambah aktivitasnya yang padat selama ini, dan yang pasti istirahatnya sangat
“Atau apa, hah?!” potong Luke dengan sorot mata menantang, memajukan tubuhnya ke arah Alan. “Kamu mau melakukan apa pada kami?”Tepat di saat ketegangan itu berada di puncaknya, beberapa orang pria berseragam polisi melangkah masuk melewati pintu depan yang terbuka. “Selamat malam, Pak Alan. Maaf.
“Kamu menyukai istriku. Jawab, Brengsek!” bentak Alan lagi, suaranya naik satu oktav hingga urat-urat di lehernya mencuat tebal dengan rona wajah yang merah padam.Ellena yang panik melihat situasi makin tak terkendali cepat mencengkeram lengan jaket Alan, menariknya sekuat tenaga agar pria itu mun
“Katakan saja, bagaimana cara Tuan masuk kamar semalam.” Ellena melotot pada penjaga rumah yang kebagian shift malam.Penjaga rumah itu tampak gelisah, kakinya bergeser tidak tenang di atas lantai marmer. Dia berkali-kali menelan ludah sambil menghindari kontak mata dengan Ellena yang berdiri tegak
Dia sedang berada di dalam dekapan erat suaminya. Satu lengan Alan menjadi tumpuan kepalanya sebagai bantal, sementara lengan yang satunya melingkar posesif di pinggangnya, dan menarik tubuh Ellena hingga tidak ada jarak di antara mereka.‘Bagaimana bisa?’ umpat Ellena dalam batin, jantungnya mulai












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
리뷰더 하기