Aruna mengira dia sudah salah dengar. Setelah menyadari apa yang terjadi, dia segera berdiri dari kursinya.Mario, Oh Mario ... dia sudah memilih jalan menuju kematiannya sendiri."Saya akan segera menghubungi Pak Kevin." Aruna tak kuasa menahan senyum sinisnya. "Bu Raisa, mohon tunggu sebentar."Raisa menutup telepon, Mario benar-benar terkejut.Mario tidak pernah membayangkan bahwa Raisa, bahkan setelah perceraiannya, masih berani mencari Kevin. Jika Kevin sampai mengetahuinya .…Pupil mata Mario menyempit tajam. Dia akhirnya benar-benar merasa takut, menyadari bahwa dia telah meremehkan lawannya, dan telah memprovokasi orang yang salah. Dia pun panik, benar-benar panik!"Raisa, bagaimana bisa kau … jangan, nggak boleh. Jangan sampai Pak Kevin tahu soal ini …. Raisa, aku salah .… Nggak, bukan, Bu Raisa, aku mengaku salah, ini salahku, aku nggak akan pernah datang mencarimu lagi .… Kumohon, kumohon, jangan sampai Pak Kevin tahu …. Kalau nggak, aku akan tamat ...." Selama tiga tahun i
Read more