Mendengar ucapan Alisa yang sepertinya membelanya, Marlena seketika menatap penuh harap ke arah Alisa dan berseru, “Tolong aku, Liz! Bebaskan aku! Aku minta maaf karena sudah berbuat jahat padamu.”Ia kemudian meluruhkan lututnya ke lantai. “Kamu tahu sendiri, kalau aku selalu iri padamu. Sejak pertama kali kamu datang ke kelab malam, hidupmu langsung berubah drastis. Hidupmu membaik, mendapat pria kaya yang perhatian, setia dan sayang padamu. Sedangkan aku... aku tidak seberuntung kamu, Liz! Aku tidak bisa mendapatkan apa yang aku inginkan. Padahal aku juga tak kurang berusaha. Tapi hasilnya tetap sama. Stag, zero, nihil dan zonk.” Lanjut Marlena mengungkap isi hatinya, sambil bersimpuh ke arah Alisa.Tanpa Marlena membeberkan alasannya, Alisa pun sudah tahu mengenai hal itu. Ia tahu dirinya sangat beruntung. Ia juga tahu yang membawanya menuju ke jalan keberuntungan itu adalah Marlena, karena dia lah yang telah mengajaknya pergi ke night club waktu itu. Marlena sangat berjasa atas
Last Updated : 2026-04-13 Read more