Di atas ranjang, keintiman mereka terasa begitu sakral. Raka seakan tidak ingin menyia-nyiakan setiap kesempatan untuk memulai program hamil secara rutin. “Gua ingin kita punya anak kembar, Sayang,” bisik Raka, saat ia menciumi Aluna dari kening hingga perut. “Gua ingin melihat dua sosok kecil yang mirip diri loo, berlarian di rumah ini. Itu akan menjadi simbol, bahwa setelah semua perpisahan dan kebohongan, kita menciptakan kembar baru, kembar kebahagiaan.”“Gua juga mau, Raka. Gua akan berusaha. Gua akan memberi lo bayi kembar,” janji Aluna, air mata kebahagiaan menggenang di matanya.Raka tersenyum, senyum penuh hasrat dan harapan. Ia menghentakkan tubuhnya dengan perlahan, gerakannya penuh ritme dan ikatan emosional. Ini bukan hanya tentang memuaskan hasrat, ini adalah ritual janji mereka, pengukuhan cinta mereka, dan doa untuk kehidupan baru yang akan datang.Setiap desahan, setiap erangan, setiap sentuhan sensual malam itu adalah penegasan, bahwa tidak ada lagi bayangan ma
Terakhir Diperbarui : 2025-11-21 Baca selengkapnya