Beberapa jam telah berlalu sejak Jonas siuman, dan kini kondisinya perlahan menunjukkan tanda-tanda membaik, meski tubuhnya masih tampak lemah, wajahnya pucat, dan setiap tarikan napasnya terlihat membutuhkan usaha.Jason duduk di kursi di hadapan ranjang, punggungnya tegak, dan kedua tangan terlipat di dada.Wajahnya keras, nyaris tak terbaca, seolah emosi apa pun telah ia kunci rapat-rapat di balik sorot mata dingin.Di sampingnya, Jemmy berdiri bersandar pada dinding, memperhatikan Jonas dengan raut yang lebih hangat, meski kelelahan jelas terpahat di wajahnya.Jonas membuka mata sedikit lebih lebar, menatap dua pria yang selama ini selalu ada di sisinya, dalam senyap maupun kekacauan. Bibirnya bergerak pelan, suaranya lirih namun terdengar jelas.“Aku minta maaf,” ucapnya. “Karena sudah merepotkan kalian, Jason, Jemmy.”Jemmy langsung menggeleng lalu melangkah satu langkah mendekat. “Tidak apa-apa,” katanya cepat. “Yang penting sekarang kau selamat dan sudah siuman. Itu saja sudah
Last Updated : 2025-12-15 Read more