Ryan, Clarissa, Dimas, Dokter Intan, dan Pak Darma berkumpul di sekitar meja besar yang penuh dengan dokumen, laptop, dan peta. Suasana tegang, semua orang fokus pada investigasi yang akan mengubah segalanya. Dimas duduk di depan laptop dengan mata merah, tidak tidur dua hari berturut-turut, jarinya mengetik cepat sambil scroll ratusan file. "Aku dapat sesuatu," katanya tiba-tiba, suaranya parau tapi excited. "Sesuatu yang BESAR!" Semua mata tertuju padanya. Dimas memutar laptop, menampilkan diagram koneksi yang sangat kompleks dengan wajah Pak Sadewa Hartono di tengah, terhubung dengan puluhan nama dan organisasi lain. "Selama seminggu terakhir, aku deep dive ke semua data yang kita punya, flashdisk Pak Fikri, file dari Pak Darma, bocoran dari Ascension Institute, bahkan dark web. Dan aku menemukan pola yang mengerikan." Dia menunjuk diagram lalu kembali menjelaskan. "Pak Sadewa bukan hanya dalang korupsi konstruksi. Dia adalah dalang SEMUA konspirasi yang mengincar Ryan."
Last Updated : 2026-01-26 Read more