Panglima Rangga menutup pintu di belakangnya, kemudian bergegas kembali ke kamar. Begitu melihat Ratna sudah tersadar, dadanya berdegup lebih kencang. Ia melangkah cepat, matanya menatap istrinya dengan penuh kekhawatiran.Namun sebelum sempat menyentuhnya, tubuh Ratna tiba-tiba limbung, keseimbangannya terganggu, dan ia terjatuh ke bawah ranjang."Ratna!" seru Rangga, suaranya bergema penuh kepanikan. Ia segera menunduk, meraih tangan istrinya dengan cepat, menariknya ke pangkuannya. Jantungnya berdegup kencang, rasa cemas dan marah bercampur menjadi satu."Ratna, apa kau baik-baik saja?" suara Rangga bergetar, meski ia berusaha menyamarkannya dengan nada tegas. Ratna menunduk, wajahnya pucat. "A-aku hanya… ingin ke ruang pemandian…" ucapnya pelan. Rangga segera berdiri, lalu mengangkat tubuh Ratna dengan kedua lengannya. "Kalau begitu, aku akan mengantarkanmu!"Saat tiba di depan ruang pemandian, Ratna menatap Rangga dengan mata yang bergetar, penuh rasa malu. "Tuan… bisakah kau…
Last Updated : 2025-11-23 Read more