Prasetyo akhirnya masuk penjara, bukti dan saksi yang begitu kuat tidak bisa lagi membuatnya menghindar. Hari minggu ini, pagi-pagi sekali Pak Mangun datang bersama Seno ke rumah, raut wajah Pak Mangun kelihatan lelah sekali, matanya sayu.“Karena saya adalah satu-satunya wakil keluarga Pras yang masih ada, saya di sini mau meminta maaf atas semua kesalahan, kejahatan atau apa pun itu namanya yang pernah dilakukan Pras pada Tari dan keluarga, termasuk almarhum Trisno. Saya benar-benar minta maaf Tari,” Pak Mangun mengulangi permintaan maafnya, dia lalu tertunduk lesu.“Pak, bagi saya semua yang dilakukan Pras sudah lewat, sudah berlalu, dia juga sudah mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Saya paham posisi Bapak di sini tapi saya rasa Bapak tidak perlu terlalu berat memikirkan semua ini. Karena ... saya tahu persis ceritanya dan Bapak tidak ada hubungannya sama sekali dengan semua kejahatan yang sudah dilakukan Pras,” aku coba menenangkan Pak Mangun.“Saya seharusn
Ler mais