LOGINRumah tangga yang sudah pernah ternoda oleh sebuah pengkhianatan membuatku tidak pernah tenang menjalani hari. Kepercayaanku pada suamiku luntur perlahan bahkan nyaris tak tersisa. Cinta dan kasih sayang sudah berubah maknanya bagi kami. Salah paham, salah bersikap yang berulang kali terjadi membuat rumah terasa dingin. Satu demi satu peristiwa membuatku yakin ada sesuatu terjadi. Beberapa kali dugaanku memang meleset tapi semakin membuatku bersemangat untuk mencari tahu ada apa sebenarnya ini? Mungkinkah suamiku kembali berkhianat? Dengan orang yang sama atau dengan siapa? Kalau benar suamiku berkhianat lagi apa aku harus terus bertahan atau bersiap melakukan serangan balik?
View More“Maaf Tari tapi pagi ini aku harus siap-siap karena nanti malam aku berangkat.”“Aku cuma mau bicara sebentar dan aku sengaja ke sini pagi-pagi karena tahu kamu mau berangkat nanti malam.”“Tapi masalahnya …”“Kenapa aku jadi satu-satunya orang yang tidak tahu tentang kabar kepindahan kamu ke Jepang?”“Lah ini tadi barusan kamu kan bilang kamu ke sini pagi-pagi karena tahu aku mau berangkat nanti malam.”“Aku tahu bukan dari kamu.”“Yang penting kan kamu sudah tahu kabarnya.”“Kita teman kan?”“Iya … tentu saja. Tapi dalam perkembangannya kan kamu meminta aku untuk menjauhi kamu, jadi ya aku pikir kabarku tidak sepenting itu juga buat kamu.”Seharusnya memang seperti itu, aku tidak harus peduli tentang Deko, dia mau pergi ke belahan bumi mana pun itu tidak penting bagiku tapi yang terjadi adalah sebaliknya. Kabar tentang rencana kepergiannya membuatku gelisah, aku tidak bisa tidur semalaman dan memutuskan pergi ke rumah Deko pagi-pagi. Sepanjang perjalanan tadi aku punya begi
“Kenapa harus menyiksa diri kamu sendiri Mbak? Apa semua luka dan rasa sakit selama ini masih belum cukup?”“Mir … nggak gitu juga.”“Terus apa namanya kalau bukan gitu? Apa namanya kalau bukan menyiksa diri sendiri? Mbak selama ini suka sama orang, mengagumi dia, merasa dia yang terbaik tapi di waktu yang bersamaan Mbak berusaha sekuat tenaga menyembunyikannya, menyimpannya rapat-rapat di dalam hati Mbak. Bahkan saat orang itu mengungkapkan perasaannya dan mengajak untuk menikah Mbak malah menolaknya dan itu bukan cuma sekali loh..”“Kamu kan juga tahu alasannya Mir.”“Nggak Mbak, aku nggak tahu, aku nggak paham karena kalau aku jadi Mbak aku nggak akan melakukan apa yang Mbak Tari lakukan.”“Mir masalahnya adalah …”“Nggak ada masalah. Masalahnya ada di Mbak sendiri, Mbak yang nyiptain masalah itu, bukan orang lain!”“Kok gitu sih jadinya.”“Selama ini Mbak terlalu takut dengan bayangan Mbak sendiri yang belum tentu kejadian juga kan. Coba sekarang Mbak jawab pertanyaan aku
“Kami harap kamu tidak salah paham dulu Tari, karena kami datang ke sini atas kemauan kami sendiri bukan atas permintaan dari Deko. Bagi kami Deko sudah seperti anak kandung kami sendiri, maka dari itu kami tentu akan mengusahakan apa pun … apa pun yang bisa membahagiakan Deko termasuk membantu dia untuk menemukan cinta yang baru. Cinta yang akan menemani dia melanjutkan hidup karena dia juga berhak untuk bahagia. Dan ternyata … cinta barunya itu kamu Tari, yang juga sudah kami anggap sebagai anak kami.”Aku hanya bisa menghela napas panjang setelah Tante Tin selesai bicara dan merasa sedikit bingung dari mana orang tua Sika tahu tentang cerita antara aku dan Deko. Kalau memang kedatangan mereka ini bukan atas permintaan Deko, mungkinkah mereka mengambil inisiatif sendiri hanya berdasarkan cerita dari satu sisi yaitu Deko?“Bukan Deko yang memberi tahu kami Tari,” kali ini Bapaknya Sika ikut bicara.“Iya betul, bukan dia. Deko itu tidak pernah menceritakan apa pun yang bersifat pri
Prasetyo akhirnya masuk penjara, bukti dan saksi yang begitu kuat tidak bisa lagi membuatnya menghindar. Hari minggu ini, pagi-pagi sekali Pak Mangun datang bersama Seno ke rumah, raut wajah Pak Mangun kelihatan lelah sekali, matanya sayu.“Karena saya adalah satu-satunya wakil keluarga Pras yang masih ada, saya di sini mau meminta maaf atas semua kesalahan, kejahatan atau apa pun itu namanya yang pernah dilakukan Pras pada Tari dan keluarga, termasuk almarhum Trisno. Saya benar-benar minta maaf Tari,” Pak Mangun mengulangi permintaan maafnya, dia lalu tertunduk lesu.“Pak, bagi saya semua yang dilakukan Pras sudah lewat, sudah berlalu, dia juga sudah mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Saya paham posisi Bapak di sini tapi saya rasa Bapak tidak perlu terlalu berat memikirkan semua ini. Karena ... saya tahu persis ceritanya dan Bapak tidak ada hubungannya sama sekali dengan semua kejahatan yang sudah dilakukan Pras,” aku coba menenangkan Pak Mangun.“Saya seharusn
Aku harus bermain cantik kali ini, melakukan semuanya dengan rapi, bergerak dalam senyap. Sales rokok itu mungkin bisa mengirim bekal untuk Mas Tris setiap hari tapi aku tidak yakin kalau dia adalah orang yang sama dengan orang yang memberikan uang dan membelikan pakaian. Apa ada kemungkinan kalau
“Tari, laporanku yang kamu minta kemarin, sudah selesai belum?” Sika, sahabatku sejak kecil sekaligus teman sekantorku sudah berdiri di sampingku, tidak lupa ada camilan di tangannya. Kedatangannya ke mejaku itu tanda kalau bos tidak ada di tempat jadi anak-anak ada waktu sebentar untuk sekedar
Sudah jam sepuluh malam, Mas Tris belum juga pulang, makan malam yang sudah aku siapkan dari tadi sudah tidak hangat lagi. Berkali-kali aku menguap, mataku terasa lengket sekali tapi aku sudah berniat menunggu Mas Tris pulang. Akhirnya aku menyerah, aku menutup pintu rumah, badan dan pikiranku suda
Hari ini aku sengaja izin setengah hari dari kantor, hati dan perasaan yang penuh tanda tanya membuatku tidak tenang bekerja. Hampir satu jam perjalanan dengan motor akhirnya aku sampai ke sebuah rumah joglo mewah di tengah kota. Aku diminta menunggu sebentar karena pemilik rumah masih bersama tamu






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.