Mamon kini menuju ke kamar Istana, dirinya kagum juga, Istana ini selain luas, juga megah, dengan ornamen klasik.Begitu di buka…senyum 3 selir jelita sudah menyambutnya. “Amboii…3 lawan 1, semoga aku nggak jalan ngesot nih,” batin Mamon ceria.Namun…Mamon terkaget-kaget saat menatap ke samping ada 9 lagi wanita cantik. “Ini siapa lagi, dari pakaiannya ini bukan dayang,” batin Mamon keheranan.“Paduka, mereka ini selir-selir paduka, saat istana ini di kuasai Ki Agom, atas perintah paduka, mereka di selamatkan di sebuah tempat aman. Kini mereka sudah kembali dan siap melayani paduka,” kata selir yang wajahnya mirip Chaca Denova.Mamon…seketika melongo, kalau ada laler pasti masuk ke dalam mulutnya saat ini. Mamon bak mimpi, ia lalu berjalan dan menatap ke 9 selir-selir jelita ini, sukar cari yang jelek, semuanya pilihan.“OMG….gimana kakek moyangku ladeni ke 12 selir segini banyaknya, kapan pakai kolooor…?” batin Mamon yang pusing sendiri, sebab semua selir ini cantik-cantik dan memilik
Magbasa pa