Mamon benar-benar bobok di depan pintu, satu bantal dan guling menemaninya. Dua anaknya yang intip kelakuan Mamon heran melihat ini.“Raka kamu ngomong ke mama, sampa mama marah besar pada papa?” tanya Putri Intan pada adiknya.“Raka ngomong lihat papa sama cewe cantik, itu doank kok ka!” cetus Raka polos.“Yahh kamu, lugu amirrr jadi orang, pastilah mama ngamuk, itu namanya papa selingkui, yang kayak di sinetron – sinetron itu loooh,” sungut Putri Intan sok dewasa nasehatn adeknya.“Selingkui…apaaan itu ka, buah yaa?” tanya Raka lugu, mana ngerti dia soal orang dewasa.“Bukan, ih dasar bocil, seligkui ajah nggak paham, udah aaah, aku mau temani papa bobo, kasian papa!” sahut Putri Intan lagi.Raka yang melihat itu tak mau kalah, dia juga ambil bantal dan guling, sehingga tanpa sepengetahuan Brigita, suami dan dua anaknya bobok bareng di depan pintu kamar tidur.Mamon senyum saja melihat kelakuan anak-anaknya, walaupu gara-gara omongan polos Raka, dia ketahuan Brigitha, tapi Mamon tida
Terakhir Diperbarui : 2026-01-30 Baca selengkapnya