Share

Bab 547: Kepergok Raka

Author: mrd_bb
last update publish date: 2026-01-30 10:08:41
Kehidupan cinta Mamon yang aneh ini berlangsung aman sentosa, lhaa Brigitha tak bisa melacak kelakuan suaminya ini dengan bininya di alam ghoib.

Walaupun dia kadang aneh juga, kadang Mamon bisa pulang dari ngantor dengan wajah lelah, kayak abis lari…10K.

Tapi hebatnya, malamnya tetap minta jatah pada istri jelitaanya ini dan tetap gagah perkasa dan bikin Brigitha seperti biasa keteteran layani suaminya ini!

Terus bagaimana dengan Tika dan Okiana alias Putri Lontar…?

Mamon kalau soal caranya nutu
mrd_bb

Apakah Brigitha tahu kelakuan Mamon...setelah kepergok Raka? Ikutin terus yaa

| 25
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 783: Muncul Bayangan...Maya

    Di saat spanning keduanya sama-sama sudah tinggi dan kini tinggal satu penghalang lagi, Eneng akan berpolos ria dan satu dorongan pelan, akan merubah segalanya.Mante kontan terdiam, sebab selintas di otaknya terbayang wajah…Maya, ibunda dari wanita si cantik jelita ini, sekaligus mantan kekasihnya di masa lalu 16 tahunan yang lalu.Mante, langsung bangkit dari tubuh indah ini dan duduk di dekat Eneng, yang aslinya sudah pasrah dan dia tidak akan menolak di ajak terbang ke awan.Rudal balisitik yang awalnya tegang kini perlahan-lahan turun. Eneng yang kaget dengan perubahan ini lalu membuka matanya dan menatap pria bertubuh kokoh ini, yang duduk melengut di sampingnya ini dengan tubuh yang sudah polos.Saat Eneng menatap wajah Mante, Eneng kaget, mata pria matang yang ia kagumi ini terlihat berkaca-kaca.“Om…kenapa Om…menangis, apa yang terjadi, apakah Eneng ada salah?” kata Eneng menhaan debaran hatinya dan bertanya hati-hati.Mante menoleh ke samping, saat melihat tubuh mulus ini, y

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 782: Mulai Lepas Kendali...Hmm

    “Yuks Om kita jalan,” ajak Eneng Dafiana dan Mante pun mengangguk, meninggalkan Romeo yang masih diam termangu dan kini termenung duduk di teras.Romeo hanya menatap saat mobil mewah ini meninggalkan halaman rumah ini, setelah nenek Marsa masuk ke dalam. Beda dengan Romeo, si nene ini malah sudah beri lampu 'ijo' buat Mante dan Eneng.Romeo masih duduk termangu dan tidak beranjak dari tempatnya. “Wajah kakak dan Om Mante tak bisa bohong, keduanya agaknya saling menyukai, aaahh bikin pusing saja,” sungut Romeo menahan kemangkelan hatinya, sebab tak menyangka hubungan Mante dan kakaknya makin dekat.Saat akan masuk, datanglah Kang Ubet dengan motornya, Romeo menahan kakinya dan menahan tawa dengan pria ini, yang terus tak nyerah kejar kakaknya, padahal sudah di tolak Eneng.“Romeo mana kakakmu?” tanya Kang Ubed sambil bawa sebuah bungkusan dan mata Romeo menebak, pasti ini kue isinya.“Kakak aku sudah jalan dengan kekasihnya ke Jakarta barusan tadi,” sahut Romeo cuek, mata Kang Ubed

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 781: Mamon Tak Sadar Bantu Cucu Sendiri

    “Kakek jangan bercanda aah..!” ceplos Romeo tak percaya, si kakek ini ngomong nya enteng banget, seolah duit nggak ada artinya buatnya, pikirnya.Sehingga bikin kaget lalu ketawa Mamon dan juga istrinya, sebab wajah Romeo terlihat luchuuu kalau lagi begitu. “Kak, kakekku itu nggak pernah becanda kalau nolong orang, ayoo aku temanin belanja,” kata si bocil Brandon yang sudah baikan kakinya, hingga bikin Romeo makin terkejut, tangannya setengah di seret Brandon.Hingga Romeo bak mimpi saja, saat tanganya terus di tarik Brandon menuju ke toko SOG* yang luas dan memanjang ke dalam ini, dikuti Mamon dan Brgitha di belakang. Bukan Romeo yang sibuk, tapi..Brigitha lah yang sibuk memilihkan pakaian buat Romeo, seolah si ganteng jangkung ini cucunya sendiri. Bahkan dua sepatu kets berharga lebih dari 5 juta juga di belikan. Hasilnya…empat kantong belanjaan kini berada di tangan Romeo. Tak lupa buat nenek dan kakanya juga ia belikan.Tidak cukup hanya itu, ponsel berharga lebi 30 jitog plus

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 780: Tak Sengaja Bertemu Mamon Razak!

    Romeo kembali bikin pengamat tarung bebas berdecak kagum, di usia belianya, mampu bikin KO lagi musuhnya di pertandingan ke 4 ini dan lagi-lagi di ronde pertama, padahal musuhnya berusia 19 tahun dan sudah 7X naik ring.Ini benar-benar rekor, sebab sejak tanding yang pertama, sampai yang ke 4 ini, semua musuhnya KO di ronde pertama.Sehingga rekornya saat ini adalah 4-0, dan peringkatnya otomatis naik di kelas yang ia pilih saat ini, yakni kelas Super Lightweight atau Junior Welter, dengan berat tubuh 63 kilogram ke atas.Koh Awe sudah janji, 2 pertandingan lagi dan bila menang terus, maka Romeo akan menantang juara Intercontinental di pertandingan ke 7 nya, dia juga menghitung usia Romeo pas 16 tahun dan itu syarat untuk naik kelas ke level senior.Romeo sendiri berencana naikan lagi bobot tubuhnya, agar bisa bertanding di kelas Welterweigth, atau dengan bobot tubuh 66 kilogram ke atas, yang pastinya di kelas ini banyak petarung hebat…dan pastinya juga bayarannya lebih besar, itulah

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 779: Diam-diam Sudah 3X Temui Eneng!

    Eneng yang kini berada di dekat jendela mobilnya, membuat Mante Razak tak enak hati, apalagi dua orang menatapnya tak senang dengan pikiran beda, yang satu cemburu, yang satunya bingung kenapa si kakak makin akrab dengan Mante.“Sudahlah Eneng, kasian pacar kamu curiga, juga tak enak dengan Romeo,” kata Mante pelan, sambil menatap si cantik ini, yang makin di tatap, hati Mante makin gimana gicuu.Rasa cintanya ke Maya kini berubah ke Eneng…tak ada yang tahu, rumah tangga Mante dan dua bininya sebenarnya ada masalah…!Romeo juga tak tahu, Mante Razak sudah 3X ke sini menemui kakaknya ini, pasca dulu ia usir dan sempat akan bentrok.Karena saat datang, Romeo tidak ada rumah, pertama dia masih di sasana berlatih, yang kedua saat dia bertanding di Jakarta dan sore jelang malam ini yang ke 3X nya Mante datang berkunjung dan tanpa setahu Romeo, kakaknya diam-diam makin klepek-klepek dengan Mante Razak.Tapi...rasa itu Eneng pendam dalam hati, sebab dia tahu pria tampan matang itu sudah memi

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 778: Diam-diam Mante Menyukai Eneng

    “Yuli…sudah pindah SMU ke Jakarta?” tanya Romeo kaget, 3 hari setelah kemenangannya yang ke 3.Ujang dan Beti kasih tahu itu langsung sambil mengangguk, bahkan saat ini Yuli sudah nggak ada di Bogor, setelah kepergok ibunya menemui Romeo di tempat latihan, 5 hari sebelum Romeo bertarung yang ke 3X nya tersebut.“Nomor ponselnya juga udah ganti,” kata Beti menambahkan cerita Ujang, hingga Romeo termenung. Kini putuslah sudah komunikasi keduanya.Padahal kemenangan ini ingin ia persembahkan buat Yuli, yang setia menemaninya latihan, hingga semangatnya naik berliat-lipat.Romeo sendiri tetap pilih SMU di Kabupaten Bogor untuk lanjutkan pendidikannya, bahkan biarpun jawara saat kelulusan, Romeo tetap pilih SMU negeri biasa, agar satu sekolah lagi dengan Ujang dan Beti, juga pastinya tak bayar SPP.Romeo pikir tak perlu harus pindah ke Jakarta, kecuali buat bertanding, lagian Bogor dan Jakarta tak terlalu jauh.“Sabar ya brother, fokus ke karir ajee dulu,” kata Ujang bak orang dewasa saja

  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 431: Raymond Bertemu Brigitha

    “Pulang ke masa depan?”“Ya Ray, kamu selidiki saja si Kolonel Ramsey, aku yakin si tua itu pasti masih hidup dan usianya mungkin sudah di atas 90 tahun, kalau dia tinggal di Belande, datangin ke sana sekalian,” cetus Mante Razak.“Tapi hanya si kakek yang bisa ajak aku pulang lagi ke masa depan, la

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 428: Cinta Terlarang Rahmani dan Margareth

    Pertempuran tak seimbang makin seru dan mendebarkan, sudah ratusan orang yang tewas tapi tentu saja yang paling banyak pasukan Kolonel Ramsey.Pertempuran ini juga memakan waktu tak sebentar sejak siang hingga jelang senja saat ini.350 an pasukan Mayor Rahmani yang hapal medan tempur main cerdik, b

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 453: Masih Ada PR Besar!

    Mamon kini berdiri di samping kuburan Putri Lontar yang baru selesai ia uruk. Tadi nasib baik baginya, menemukan sebuah sekrup dan cangkul milik warga Desa Salak yang masih bisa di gunakan, tak jauh dari tempat ini, yang rumahnya tinggal tiang saja lagi.Mamon terpaksa bikin gagangnya dari ranting k

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua   Bab 460: Lisa Minggat!

    Keduanya sama-sama dewasa dengan problem masing-masing dan tentunya saat ini ingin melampiaskan mumets di otak masing-masing dengan…bercinta.Sweta menahan nafas sambil memejamkan mata, saat pelan-pelan celdamnya mulai di lepaskan Mamon dengan lembut.Dan…makin tersentak lagi, saat mulut Mamon kini

    last updateLast Updated : 2026-03-29
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status